Sabtu, 26 Mei 2012

Cloud Computing, it’s refers to “Komputasi Awan”

”Komputasi awan merupakan istilah bagi dunia TI yang sistemnya hanya disewa. Maksudnya, dalam menerapkan teknologi ini, pelanggan diharuskan untuk menyewa beberapa komponen kerja di TI, seperti server penyimpanan data hingga data center“, ujar CK Lam, Enterprise Solutions Manager Juniper Network untuk kawasan Asia Pasifik.

Komputasi awan merupakan pemanfaatan teknologi (komputasi) yang pengembanganya berbasis internet (awan). Mekanisme ini memungkinkan kita untuk “menyewa” sumber daya TI, seperti software processing power, storage, dan lainnya, melalui jaringan internet. Kemudian, dapat dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan. Kita hanya perlu membayar secukupnya sesuai dengan yang digunakan.

Cloud computing dapat digambarkan seperti pada gambar berikut :

Komputer – komputer tersebut merupakan kumpulan sumber daya yang dapat dimanfaatkan. Sumber daya tersebut dihubungkan dengan lingkaran – lingkaran yang merupakan media aplikasinya. Media aplikasi tersebut berada di dalam sebuah awan yaitu internet. Keseluruhan inilah yang dimaksud dengan komputasi awan.





Ternyata tidak semua aplikasi internet dapat dijadikan komputasi awan. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk menjadi katergori komputasi awan. Layanan yang termasuk kategori komputasi awan harus merupakan layanan yang bersifat “on demand”, elastis, dan dapat diukur. Selain itu, layanan tersebut harus memiliki akses pita lebar untuk terhubung dengan internet. Layanan tersebut juga harus memiliki sumber daya yang terkelompok dalam satu atau beberapa lokasi data center.

Komputasi awan memiliki tiga tingkatan layanan, yaitu infrastructure as service, platform as service, dan software as service. Dari tingkatan layanan tersebut, komputasi awan dapat dibedakan menjadi empat layanan. Layanan tersebut adalah private cloud, community cloud, public cloud, dan hybrid cloud.

Dengan menggunakan layanan komputasi awan, perusahaan dapat menghemat biaya investasi untuk pembelian sumber daya. Perusahaan dapat fokus kepada laba dan berkembang dengan cepat. Perusahaan juga dapat membuat operasional dan manajemen menjadi lebih mudah dengan biaya operasional yang lebih rendah. Hal tersebut membuat komputasi awan menjadi sebuah kolaborasi yang terpercaya dan lebih ramping.

Di samping kelebihan yang diberikan, komputasi awan juga memiliki kekurangan yang dapat menghambat kinerja. Komputer akan menjadi lambat atau bahkan tidak bisa digunakan sama sekali jika terjadi masalah dengan jaringan internet atau kelebihan beban. Sehingga perusahaan yang menyewa layanan dari komputasi awan menjadi kehilangan akses langsung ke sumber daya. Hal tersebut dapat membuat perusahaan mengalami kerugian besar.